Sistem Pakar untuk Diagnosis Acne Vulgaris dan Tingkat Keparahannya Berbasis Web Menggunakan Metode Certainty Factor

Penulis

  • Azwa Guntara Institut Teknologi dan Bisnis Indonesia
  • Jesika Citra Ayu Institut Teknologi dan Bisnis Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54914/jit.v12i1.2772

Kata Kunci:

Certainty Factor, Diagnosis, Jerawat Wajah, Sistem Pakar, Website

Abstrak

Acne vulgaris merupakan salah satu penyakit kulit yang bersifat polimorfik dengan berbagai manifestasi klinis yang dapat memengaruhi kondisi fisik dan psikologis penderitanya. Keterbatasan pengetahuan dan akses terhadap layanan kesehatan kulit menyebabkan perlunya sistem pendukung diagnosis awal yang mudah diakses. Penelitian sebelumnya umumnya berfokus pada identifikasi jenis jerawat tanpa mengintegrasikan penentuan tingkat keparahan sebagai bagian dari hasil sistem, sehingga informasi yang dihasilkan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pakar berbasis web menggunakan metode Certainty Factor (CF) yang tidak hanya mengidentifikasi jenis acne vulgaris, tetapi juga menentukan tingkat keparahannya. Basis pengetahuan sistem mencakup 6 jenis jerawat, 3 tingkat keparahan, dan 24 gejala yang diperoleh melalui studi literatur dan konsultasi pakar. Mekanisme inferensi dilakukan dengan menghitung nilai CF setiap gejala dari hasil perkalian antara nilai keyakinan pakar (MB–MD) dan tingkat keyakinan pengguna, kemudian menggabungkan beberapa nilai CF menggunakan rumus CF Combine untuk memperoleh nilai akhir pada setiap jenis jerawat. Diagnosis ditentukan berdasarkan nilai CF tertinggi yang dihasilkan. Hasil pengujian Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan dengan baik. Evaluasi usability menggunakan System Usability Scale (SUS) memperoleh nilai rata-rata sebesar 75,25 yang termasuk dalam kategori acceptable dengan grade B (Good), sehingga sistem dapat diterima oleh pengguna. Sistem ini diharapkan dapat menjadi sarana pendukung dalam memperoleh informasi awal mengenai kondisi jerawat secara cepat, mudah, dan akurat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

[1] I. H. Bae, J. H. Kwak, and M. S. Kim, “A Comprehensive Review of the Acne Grading Scale in 2023,” Ann. Dermatol., vol. 36, no. 2, pp. 65–73, 2024, doi: https://doi.org/10.5021/ad.23.094.

[2] R. Fuad, “Diagnosis Tingkat Penyakit Kulit ( Acne Vulgaris ) Menggunakan Metode Dempster Shafer,” J. Nas. Teknol. Komput., vol. 2, 2022, [Online]. Available: publikasi.hawari.id/index.php/jnastek

[3] R. Wulandari, D. N. Pravitasari, R. Indradi, and A. Nugrahandini, “Analisis Faktor Risiko Akne Vulgaris Pada Pelajar Hasil studi kasus British Association of Dermatologists , prevalensi kejadian AV Observasional Analitik dengan model penelitian,” Community Med. Public Heal. Indones. J., vol. 3, no. 2, pp. 122–129, 2022.

[4] Melisa, “Sistem Pakar Pendiagnosa Jenis Jerawat pada Wajah Berbasis Web Menggunakan Metode Certainty Factor,” vol. 3, no. 1, pp. 79–85, 2022.

[5] M. Y. Pusadan, R. Ardiansyah, A. Kali, and Y. Arifin, “Sistem Pakar Identifikasi Penyakit Kulit Acne Vulgaris Menggunakan Metode Dempster Shafer,” J. FORISTEK, vol. 13, no. 2, pp. 86–100, 2023, doi: 10.54757/fs.v14i2.320.

[6] S. Taha, M. Taha, and H. Zyoud, “Exploratory Research in Clinical and Social Pharmacy Self-care methods use for acne treatment among health science students,” Explor. Res. Clin. Soc. Pharm., vol. 18, no. April, p. 100601, 2025, doi: 10.1016/j.rcsop.2025.100601.

[7] I. M. A. W. Ketut Arlin Aryani, Dewa Gede Hendra Divayana, “Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Jerawat Di Wajah Dengan Metode Certainty Factor,” J. Nas. Pendidik. Tek. Inform., vol. 6, pp. 96–106, 2017, doi: https://doi.org/10.23887/janapati.v6i2.11496.

[8] A. E. Saputri, N. Sevani, F. Saputra, and R. K. Sali, “Using Certainty Factor Method to Handle Uncertain Condition in Hepatitis Diagnosis,” ComTech Comput. Math. Eng. Appl., vol. 11, no. June, pp. 1–10, 2020, doi: 10.21512/comtech.v11i1.5903.

[9] H. Gultom and R. Hidayat, Teknologi Sistem Pakar Metode Certainty Factor Teori dan Studi Kasus. Eureka Media Aksara, 2025.

[10] L. Febrianti, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Jerawat Di Wajah Berbasis Web Dengan Metode Certainty Factor,” J. Ilmu Komput. dan Pendidik., vol. 1, no. 5, pp. 1250–1264, 2023.

[11] A. I. P. Dimas Ardiansyah, “Perancangan Website Pembelajaran Bahasa Jepang Dengan Fokus Materi Klausa Melalui Metode Waterfall,” J. Inform. Terpadu, vol. 10, no. 1, pp. 49–57, 2024, doi: https://doi.org/10.54914/jit.v10i1.1085.

[12] P. Wahyuningsih and S. Zuhriyah, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Campak Rubella Pada Anak Menggunakan Metode Certainty Factor Berbasis Website,” J. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 8, no. 1, 2021, doi: 10.25126/jtiik.202182710.

[13] A. Jaelani and R. Akbar, “Perancangan Sistem Pakar Berbasis Web untuk Menentukan Kerusakan Komputer Menggunakan Metode Certainty Factor,” J. Comput. Sci. Inf. Technol., vol. 1, no. 1, pp. 26–31, 2025, doi: https://doi.org/10.70716/jocsit.v1i1.188.

[14] G. T. Pranoto, D. Maulana, and I. Nawangsih, “Pengembangan Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Dengan Metode Certainty Factor Untuk Mendukung Keputusan Medis Cepat dan Tepat,” Acad. J. Comput. Sci. Res., vol. 5, no. 2, pp. 74–81, 2023.

[15] M. Iqbal, “Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Anak Menggunakan Metode Certainty Factor,” vol. 4, no. 2, 2024, doi: http://dx.doi.org/10.53514/jco.v4i2.507.

[16] D. I. P. Afni Kurnia Herawati, “Pendekatan Agile Software Development Dalam Sistem Informasi Berbasis Web Untuk Optimalisasi Manajemen Data Iklan,” J. Inform. Terpadu, vol. 11, no. 2, pp. 123–133, 2025, doi: https://doi.org/10.54914/jit.v11i2.2572.

[17] K. Ilkhomjon, “About Database ( Db ),” Int. J. Econ. Financ. Sustain. Dev., 2021.

[18] K. M. Sukiakhy and O. Aulia, “Penerapan Metode Certainty Factor Pada Sistem Pakar Diagnosa Gangguan Mental Pada Anak Berbasis Web,” J. Pendidik. Teknol. Inf., vol. 6, pp. 119–129, 2022.

[19] L. D. Ajisari and P. T. Prasetyaningrum, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Kardiovaskular Menggunakan Metode Certainty Factor,” J. Comput. Inf. Syst. Ampera, vol. 5, no. 2, pp. 121–137, 2024, [Online]. Available: https://journal-computing.org/index.php/journal-cisa/index

[20] D. Adellia, A. C. Siregar, and S. P. Alkadri, “Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Diagnosa Hama dan Penyakit pada Tanaman,” J. Edukasi dan Penelit. Inform., vol. 8, no. 3, pp. 451–458, 2022.

[21] I. P. D. Suarnatha, I. M. Agus, and O. Gunawan, “Implementasi metode certainty factor dalam sistem pakar deteksi penyakit pencernaan pada manusia,” vol. 3, no. 2, pp. 73–80, 2022.

[22] R. M. Sarinawati, Gomal Juni Yanris, “Design and Build Expert System Application for Diagnosing Facial Skin Disease based on Android,” Sink. J. dan Penelit. Tek. Inform., vol. 6, no. 2, pp. 737–745, 2022, doi: doi.org/10.33395/sinkron.v7i2.11425.

[23] Y. K. Kumarahadi, M. Z. Arifin, S. Pambudi, and T. Prabowo, “Sistem Pakar Identifikasi Jenis Kulit Wajah Dengan Metode Certainty Factor,” J. TiKomSiN, vol. 8, no. 1, pp. 21–27, 2020, doi: doi.org/10.30646/tikomsin.v8i1.453.

[24] M. Ula, I. Saputra, R. Afdelina, and M. Ikhsan, “Application of Expert System With Forward Chaining Method in Detecting Infectious Diseases in Children,” Sci. Midwifery, vol. 10, no. 4, 2022, doi: https://doi.org/10.35335/midwifery.v10i4.714.

[25] V. Ramadhani, M. R. Fadillah, M. W. Putri, M. Prahmana, and I. Yusnita, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Kulit menggunakan Metode Certainty Factor dan Forward Chaining,” J. Publ. Tek. Inform., vol. 5, no. November 2025, 2026, doi: doi.org/10.55606/jupti.v5i1.6391.

[26] R. D. D. Nurul Ibnu Al Muharom, Nana Suarna, “Usability Testing Pada Aplikasi Kas Berbasis Android Dan Teknologi API Menggunakan Metode System Usability Scale,” J. Inform. Terpadu, vol. 10, no. 1, pp. 73–82, 2024.

Unduhan

Diterbitkan

15-04-2026

Cara Mengutip

Guntara, A., & Ayu, J. C. (2026). Sistem Pakar untuk Diagnosis Acne Vulgaris dan Tingkat Keparahannya Berbasis Web Menggunakan Metode Certainty Factor. Jurnal Informatika Terpadu, 12(1), 57–69. https://doi.org/10.54914/jit.v12i1.2772