Melihat Peta Penyebaran Pasien Covid-19 Dengan Kombinasi QGIS Dan Framework Laravel

Penulis

  • Muhammad Fahri

Kata Kunci:

Covid 19, Qgi, Freamwork Laravel

Abstrak

Pemerintah daerah Kabupaten Ketapang kesulitan dalam melacak sebaran pasien Covid-19. Kesulitan ini dikarenakan data yang digunakan masih dalam bentuk tabel dan titik koordinat. Pada Penelitian ini penulis melakukan transformasi dari data tabel yang sulit dipahami menjadi data visualisasi mapping sehingga dapat dengan mudah melihat daerah mana saja yang paling banyak terdapat kasus ODP, PDP, dan Positif. Dengan meningkatnya wabah Covid-19 di Indonesia membuat pemerintah daerah harus bisa mengambil keputusan dengan cepat. Salah satu cara agar dapat mendukung pemerintah daerah dalam mengambil keputusan terhadap Covid-19 dengan membuat sebaran pasien Covid-19 berdasarkan peta koordinat yang dapat diakses oleh pihak yang memiliki kepentingan secara real time melalui website. Metode yang dilakukan  dalam penelitian ini adalah pemetaan digitalisasi dengan  menggunakan dua aplikasi yaitu QGIS dan framework Laravel. Hasil pembuatan aplikasi pemetaan pasien Covid-19 ini sangat akurat dalam memberikan gambaran visual sebaran pasien Covid-19 pada suatu daerah.

Referensi

N.p., “Novel Coronavirus (COVID-19) Cases Data,” 2020. [Online]. Available: https://data.humdata.org/dataset/novel-coronavirus-2019-ncov-cases. [Accessed: 18-Apr-2020].

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, “Peta Sebaran Kasus Per Provinsi,” 2020. [Online]. Available: https://covid19.go.id/peta-sebaran. [Accessed: 18-Apr-2020].

E. Dong, H. Du, and L. Gardner, “An interactive web-based dashboard to track COVID-19 in real time,” Lancet Infect. Dis., vol. 20, no. 5, pp. 533–534, 2020.

H. S. Letsoin, A. J. Santoso, and Suyoto, “Designing Web-based GIS Application by CSF Method: A Case Study in Boven Digoel Papua,” E3S Web Conf., vol. 31, no. January, 2018.

A. Ardiansyah and K. Kardono, “Sistem Informasi Geografis (Sig) Pemetaan Jaringan Pipa Dan Titik Properti Pelanggan Di Pt Aetra Air Tangerang,” J. Ilm. FIFO, vol. 9, no. 1, p. 81, 2017.

Andri Permana Wicaksono, A. Fariza, and Arif Basofi, “Sistem informasi geografis pemetaan jalur kereta api dan analisa traffic,” pp. 1–6.

D. Telaumbanua, “Urgensi Pembentukan Aturan Terkait Pencegahan Covid-19 di Indonesia,” QALAMUNA J. Pendidikan, Sos. dan Agama, vol. 12, no. 01, pp. 59–70, 2020.

D. Anggraeni, “Urgensi Pelaksanaan Persidangan Secara Elektronik Guna Penanggulangan Wabah Pandemic Covid-19,” 2020. [Online]. Available: http://lppm.unpam.ac.id/2020/04/07/urgensi-pelaksanaan-persidangan-secara-elektronik-guna-penanggulangan-wabah-pandemic-covid-19/. [Accessed: 18-Apr-2020].

N. R. Yunus, “Kebijakan Covid-19 , Bebaskan Narapidana dan,” ADALAH Bul. Huk. Keadilan, vol. 4, pp. 1–6, 2020.

A. Ariyanto, D. E. Kurniawan, and A. Fatulloh, “Rancang Bangun Aplikasi WebGIS untuk Pemetaan Kondisi Sosial Ekonomi Kota Batam,” J. Appl. Informatics Comput., vol. 2, no. 1, pp. 27–30, 2019.

M. Jasri and R. Setyobudi, “Mapping Student Scholarship Recipients With QGIS Cloud di Kabupaten Probolinggo,” vol. 3, no. 2, pp. 10–14, 2018.

M. I. Susanto, E. Darwiyanto, and G. A. A. Wisudawan, “Pengukuran Software Metric Terhadap Implementasi Framework Laravel Pada Pembangunan Aplikasi Berbasis Web,” J. Log., vol. 2, no. 3, pp. 7731–7738, 2015.

M. A. S. O. D. W. Firma Sahrul B, “Implementasi Sistem Informasi Akademik Berbasis Web Menggunakan Framework Laravel,” J. Transform., vol. 12, no. 1, pp. 1–4, 2017.

Diterbitkan

2020-07-28

Cara Mengutip

Fahri, M. (2020). Melihat Peta Penyebaran Pasien Covid-19 Dengan Kombinasi QGIS Dan Framework Laravel. Jurnal Teknologi Terpadu, 6(1), 25-30. Diambil dari https://journal.nurulfikri.ac.id/index.php/jtt/article/view/248

Terbitan

Bagian

Artikel